Awal berdirinya komunitas grunge di Surabaya atau lebih keren dengan sebutan Surabaya Grunge Community (SGC), sekitar pertengahan tahun 1995 di salah satu cafe khusus bertema grunge yang bernama Dewata Cafe yang kemudian berganti menjadi Flowers Cafe. Band - band yang sering tampil di cafe tersebut adalah : Konsleting Kabel, No Body's Perfect, Netto, Kostum, Libido, Aurora, Parkinson, Bubblegum, Noise Bleed, Hebola, Planet, Scooter, Sixteen, No Code, Napkin, 1/2 G, dll. Yang kemudian dengan seiringnya pertemuan dengan para pecinta grunge, akhirnya sepakat menjadikan daerah sekitar cafe tersebut (ruko RMI depan Bank ANK) menjadi tempat kongkow para komunitas grunge di Surabaya. Tapi entah mengapa pada akhirnya sekitar tahun 1997-1998 Flowers Cafe tutup? Alasan tutupnya cafe tersebut sampai sekarang kami belum tau! Dari sekedar kongkow setiap hari sabtu malam, muncul lagi band grunge seperti : Klepto Opera, Stoner Witch, The Jerks, S-Hole, Cannabis, Come As, Beeswax, Dragon Balls, Dog Style, The Raincoat, Good For Nothing, Carbon, Old Fashion Freaks, FYA, Twilight Zone, Noel 7, Pintu, D7, Sundel Bolong, Oyouth, Slow Kid, Marijuana, Djenggoth, Dll. Ide untuk bikin event total grunge pada tahun 1997 di kampus Unesa dengan titel Grunge Wake - Up dengan bintang tamu Bolong dari Jakarta, muncul karena minimnya event grunge di Surabaya pada saat itu. Totalitas musisi grunge pada waktu acara berlanjut hingga berakhirnya acara tersebut sungguh luar biasa. Tahun 1998 event Surabaya Total Grunge kembali berlanjut di kampus Unesa dengan bintang tamu seperti : Demolish Therapist (Solo), Abbatoirnoise (Solo), Wishkah (Malang), Scope Be Doo (Pasuruan), Kereta Senja (Pasuruan), Black Fish (Singosari), seperti event sebelumnya acara berjalan sangat dahsyat dengan berbaurnya para penggila grunge di stage maupun di luar stage! Lagi - lagi acara berjalan luar biasa dengan kerjasama para panitia penyelenggara maupun dengan para band pendukung. Surabaya Grunge Community kembali membuat event pada tahun 2000 dengan titel Unplugged yang terinspirasi para band grunge di luar negeri. Bintang tamu Surabaya Grunge Community Unplugged : Decade X (Hardcore), Cammarads (Hardcore), Plester (Punk), The Silence (Punk), Dll. Acara ini memang gak sedahsyat/seheboh acara-acara sebelumnya, tp respon dari luar komunitas maupun dari dalam komunitas sendiri cukup baik. Dalam waktu yang relatif singkat, muncul banyak lagi band - band baru beraliran grunge seperti : Raja Kadal, Snoisses, Little Son, Freakman, Naked Nancy, Lizard, Mendem Kancoet, Alas Kaki, Uncle Joe, Jam Wek'r, Susu Tanpa Lemak, Insectisida, Mbahman, Otak Udang, Trash, Coma, Pesta Gajah, Grays Harbor, Mother Love Me, The Sessions, Dll. Aktifitas band - band grunge yang lama sudah jarang sekali terdengar, karena sibuk dengan pekerjaan masing - masing. Tapi keberadaan Surabaya Grunge Community tetap eksis digantikan dengan aktifitas yang luar biasa dari band - band seperti diatas tadi.
Selasa, 29 Juli 2008
Langganan:
Komentar (Atom)
